Peran Perempuan di Jabar
Oleh : Kosih Kosasih, S.Si*
(Artikel dimuat di koran Kabar Priangan edisi 20 Desember 2017)
Dua hari lagi
kita memperingati Hari Ibu. Hari Ibu di Indonesia diperingati secara nasional setiap
tanggal 22 desember. Tanggal ini ditetapkan oleh Presiden Soekarno pada Kongres
Perempuan Indonesia III tahun 1938 untuk merayakan semangat wanita Indonesia
dan meningkatkan kesadaran berbangsa serta bernegara.
Dahulu ada
istilah bahwa peran seorang perempuan itu hanya sebatas urusan “dapur dan
kasur”, maka berbeda dengan zaman sekarang terlebih setelah adanya emansipasi
wanita. Badan Pusat Statistika (BPS) Jawa Barat mencatat berbagai peran yang
dilakukan oleh perempuan Jawa Barat sepanjang 2016 – 2017.
BPS mencatat
jumlah penduduk perempuan pada tahun 2016 mencapai 49,3 persen, sebanyak 48
persen perempuan yang berusia lebih dari 15 tahun, selain mengurus rumah tangga
juga bekerja. Yang terakhir hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas)
Agustus 2017 mencatat Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan
sebesar 43,89 persen . angka ini naik 3,59 persen dari tahun sebelumnya.
Dibidang
Pemerintahan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) perempuan di Jawa Barat pada
tahun 2016 komposisinya hampir seimbang, seperti dikutip dari Publikasi
Statistik Daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2017 sebanyak 49,39 persen dari
seluruh PNS yang ada di Jawa Barat adalah perempuan.
Selain itu,
keterlibatan kaum perempuan di Parlemen dari tahun ke tahun terus meningkat.
Pada tahun 2016 dari 99 orang anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, 21 orang atau
21,21 persen diantaranya adalah perempuan.
Peran perempuan
sangat dibutuhkan dalam setiap aspek kehidupan, terutama sosok seorang ibu. Ada
istilah perempuan adalah tiang Negara, ungkapan ini mengandung makna bahwa 1
perempuan tangguh mampu menghasilkan satu generasi yang tangguh pula.
Oleh karena itu,
perlu adanya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara
berkelanjutan, khsusnya kaum perempuan agar mampu menghasilkan suatu generasi
yang kuat, sehingga bangsa Indonesia akan semakin tangguh dimasa yang akan
datang.
*Penulis adalah Statistisi Pertama pada BPS Kota Tasikmalaya

0 Response to "#3 Peran Perempuan di Jabar"
Post a Comment