Pengangguran Jawa Barat Tertinggi
Ke 2 di Indonesia
Badan
Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merilis data ketenagakerjaan terbaru
yaitu keadaan bulan Agustus 2018. Kepala BPS Jabar Dody Herlando menyampaikan,
jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 adalah sebanyak 22,63 juta orang, naik
237,12 ribu orang jika dibandingkan Agustus 2017. Walaupun demikian, Tingkat
Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami penurunan sebesar 0,42 persen poin.
Dalam
kurun waktu setahun terakhir, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami
penurunan dari 8,22 persen pada Agustus 2017 menjadi 8,17 persen pada Agustus
2018. Berdasarkan tingkat pendidikan, TPT untuk pekerja dengan tamatan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi yang tertinggi di Jawa Barat.
Baca juga : Inovasi Dalam Mengurangi Pengagguran
Dari
sebanyak 22,63 juta orang Angkatan Kerja, penduduk yang bekerja sebanyak 20,78
juta orang, jumlah ini mengalami peningkatan bila dibandingkan Agustus 2017.
Lapangan pekerjaan yang mengalami pengingkatan persentase penduduk yang bekerja
diantaranya Penyedia Akomodasi dan Makan Minum (0,58 persen poin), Transportasi
(0,24 persen poin), dan Industri Pengolahan (0,23 persen poin). Sementara itu,
lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan adalah Pertanian (1,19 persen
poin), Perdagangan (0,55 persen poin), dan Jasa Keuangan dan Asuransi (0,09
persen poin).
Selain
itu, sebanyak 10,02 juta orang (48,22 persen) bekerja pada kegiatan informal.
Angka ini mengalami penurunan 1,56 persen poin bila dibandingkan Agustus 2017.(*)
Baca juga : Pengangguran Tertinggi (masih) Lulusan SMK

0 Response to "#33 Pengangguran Jawa Barat Tertinggi Ke 2 di Indonesia"
Post a Comment