Ekonomi Jawa Barat Triwulan III –
2018 Tumbuh 5,58 Persen
Perekonomian
Jawa Barat pada triwulan III – 2018 tumbuh 5,58 persen terhadap triwulan III –
2017 (y-on-y). Pertumbuhan yang
diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga
berlaku mencapai Rp 501,70 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan
2010 mencapai Rp 361,89 triliun.
Lebih
lanjut kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Dody Herlando menyampaikan, dari
sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Informasi dan
Komunikasi sebesar 10,85 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan
tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yaitu
tumbuh sebesar 18,92 persen.
Baca juga : Perkembangan Inflasi Jabar Oktober 2018
Sementara
itu, bila dibandingkan terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q), ekonomi Jabar pada triwulan III-2018 mengalami peningkatan
sebesar 1,75 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan
usaha Transportasi dan Pergudangan (6,06 persen). Dari sisi pengeluaran,
pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran konsumsi Pemerintahan
(8,71 persen).
Secara
akumulatif (c-to-c) ekonomi Jabar
triwulan III-2018 tumbuh 5,73 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi
dicapai oleh lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,31 persen.
Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen
Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang tumbuh sebesar 19,45 persen.
Lebih
lanjut kepala BPS Jabar menuturkan, sumber laju pertumbuhan (Source of Growth, SOG) secara (y-o-y) dari sisi lapangan usaha,
Industri Pengolahan adalah lapangan usaha yang memberikan andil pertumbuhan
terbesar yaitu sebesar 2,92 persen. Sedangkan andil positif terbesar terhadap
pertumbuhan adalah komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) yaitu
sebesar 2,44 persen.(*)

0 Response to "#32 Ekonomi Jawa Barat Triwulan III – 2018 Tumbuh 5,58 Persen"
Post a Comment