#60 WNA & SP2020


WNA & SP2020

            Pagi tadi tepatnya pukul 10.00 WIB, saya di telpon oleh seorang karyawan sebuah Perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi, sebut saja inisialnya “P”. P menanyakan kepada saya seputar Sensus Penduduk 2020 (SP2020).

            Sebelumnya “P” menelpon ke kantor, tetapi karena tidak ada orang akhirnya beliau menelpon ke Kota Sebelah (Duh maapkan yah). Hal ini karena pegawai BPS Kabupaten Sukabumi umumnya sedang melakukan pekerjaan dari rumah atau Work From Home (WFH) yang diakibatkan pandemic virus Corona kian hari makin meluas.

       Singkat cerita, setelah berbasa basi yang diawali perkenalan. Beliau menanyakan tentang kegiatan SP2020 khususnya di Kabupaten Sukabumi. Di Perusahaannya terdapat karyawan dengan status Warga Negara Asing (WNA) tepatnya dari Negara Korea.

            Pagi itu terjadilah percakapan antara saya dan Ibu “P”.

            P          : “Assalamu’alaikum, Pak”.
   “Saya “P” dari Perusahaan “X” mau menanyakan tentang kegiatan SP2020”.
   “Apakah WNA harus ikut SP2020 juga?”.
                          “Terus terang saya malah baru tahu ada SP2020 dari mereka”.

            Saya    : “Ya, Betul sekali”
“ada dua kategori untuk WNA. Pertama, jika WNA berniat tinggal di Indonesia (walaupun baru beberapa hari). Kedua, jika WNA tinggal di Indonesia sudah lebih dari satu tahun”.
 “Memangnya kenapa, Apakah ada WNA di Perusahaannya?”.

            P          : “Benar, Pak”
“Malahan beliau sendiri yang menanyakan kepada kami tentang SP2020, mereka  dapat informasi SP2020 dari Negara asalnya (Korea), katanya mereka harus ikut   tercatat di SP2020 walaupun statusnya bukan WNI”.

            Saya    : “Wah, bagus sekali, ya. Sebegitu pedulinya mereka terhadap SP2020”.

P          : “Iya, Pak. Mereka antusias sekali ingin tercatat di SP2020 ini”.
“saya sudah mengirimkan email ke joinsp2020@bps.go.id untuk meminta kode   akses, tapi sampai sekarang belum dapat balasannya”.

            Saya    : “Kapan mengirimkan emailnya?”.

            P          : “Tadi pagi, sekitar pukul 08.00 an?”.

            Saya    : “ Oh, saya kira sudah beberapa hari. Hehehe.”
“silahkan tunggu saja, Insya Allah nanti BPS akan merespon untuk diberikan kode       akses”.
“ O iya, ngomong – ngomong Ibu “P” sudah mengisi SPOnline, belum?”.

P          : “Sambil tersenyum, beliau menjawab “BELUM”. Hehehe”.
  “Saya belum tahu caranya, Pak”.

Saya    : “Baik, berhubung situasi tidak memungkinkan untuk bertatap muka, saya mohon izin  menyampaikan file video tutorial pengisian SPOnline, ya. Harapannya video tersebut bisa disebarluaskan di Perusahaan dan seluruh karyawan bisa mengisi datanya secara mandiri”.

             “Untuk informasi mengenai kode akses WNA dalam pengisian SPOnline, lebih lanjut     nanti saya sampaikan bila sudah ada balasan dari BPS RI, ya”.

Setelah beberapa menit, percakapan pun disudahi.

Ada beberapa poin yang bisa kita ambil pelajaran dari cerita atau percakapan diatas. Begitu antusiasnya WNA itu untuk ikut berpartisipasi pada pelaksanaan SP2020 sampai beliau aktif menanyakan ke BPS. Saya meyakini, setidaknya mereka sudah peduli dengan data, tahu bagaimana pentingnya sebuah data sebagai landasan bagi Pemerintah untuk Perencanaan Pembangunan.

Pertanyaannya, apakah kita sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) juga mempunyai antusias yang sama atau bahkan lebih? Ini patut kita renungkan. Sebagai Insan BPS yang “setiap saat” berkutat dengan data, seyogyanya kita harus memiliki kepedulian lebih terhadap apa yang kita hasilkan. Terutama data hasil SP2020 yang kegiatannya sedang berlangsung tahun ini.

Hari ini BPS RI mengumumkan bahwa pelaksanaan SPOnline diperpanjang sampai dengan 29 Mei 2020. Ini merupakan kabar baik bagi penduduk yang mau berpartisipasi pada SPOnline tetapi belum sempat mengakses.

Caranya tetap sama, yaitu siapkan dokumen kependudukan seperti KK dan Akta Nikah. Kemudian akses website sensus.bps.go.id melalui Handphone/Laptop/Komputer PC. Berikutnya isi seluruh pertanyaan dengan benar dan jujur.

Mari kita buktikan kepedulian terhadap Negara Indonesia dengan ikut berpartisipasi pada SP2020 serta mensosialisasikannya kepada keluarga, tetangga, kerabat, sahabat, sanak – saudara agar seluruh penduduk Indonesia tercatat. WNA saja peduli, masa kita engga.

Sensus Penduduk 2020, #MencatatIndonesia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "#60 WNA & SP2020"

Post a Comment