Inflasi Jabar 2018 diatas
Nasional
Badan Pusat Statistik
(BPS) Provinsi Jawa Barat (Jabar) merilis data perkembangan harga serta Inflasi
pada Selasa (2/1/2019) siang. Kepala BPS Jabar Dody Herlando menuturkan Inflasi
pada bulan Desember 2018 sebesar 0,55 persen. Sehingga Inflasi Jabar sepanjang
tahun 2018 tercatat mencapai 3,54 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari Inflasi
nasional sebesar 3,13 persen.
Kendati jauh diatas
Inflasi nasional, namun angka tersebut tidak meleset jauh dari target inflasi
tahun 2018 sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen. Lebih lanjut Kepala BPS
Jabar Dody Herlando mengatakan, semestinya inflasi 2018 bisa ditekan lagi
apabila harga beras di awal tahun dapat ditekan.
Baca juga : Perkembangan Inflasi Jabar Oktober 2018
Dari tujuh kelompok
pengeluaran yang dipantau oleh BPS, seluruhnya mengalami Inflasi. Diantaranya Kelompok
Bahan Makanan (1,31 persen), Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok &
Tembakau (0,31 persen), Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
(0,26 persen), Kelompok Sandang (0,19 persen), Kelompok Kesehatan (0,42
persen), Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga (0,28 persen), dan
Kelompok Transpor, Komunikasi & Keuangan (0,55 persen).
Bila dilihat menurut
andilnya, Inflasi Jabar dipengaruhi oleh Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,82
persen. Selain itu, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau
sebesar 0,87 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
sebesar 0,60 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,23 persen, Kelompok Kesehatan
sebesar 0,12 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,34
persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Keuangan sebesar 0,55 persen.
Baca juga : Menyoal Inflasi Jabar di Awal Tahun 2018
Menurut Kepala BPS Jabar,
komponen penyebab Inflasi Jabar tidak bisa dilepaskan dari komponen bahan
makanan, transportasi, dan rokok. Sebagai contoh bahan makanan yang menyumbang
Inflasi tinggi adalah beras. Kenaikan tertinggi terjadi pada Januari 2018,
akibatnya Inflasi juga tinggi. Hal ini juga terjadi pada Desember ini, beras
menyumbang Inflasi pada bulan Desember.
Beberapa komoditas barang
& jasa penyumbang Inflasi tertinggi Desember diantaranya, telur ayam,
daging ayam ras, tarif kereta api, bawang merah, beras, angkutan udara, wortel,
paket liburan, tarif air PAM, dan nasi.(*)

0 Response to "#51 Inflasi Jabar 2018 diatas Nasional"
Post a Comment